Telkomsel Tutup Terpujilah GURU 2026, 6 Guru Terbaik Raih Penghargaan

OverclockingID – Telkomsel resmi mengakhiri rangkaian program Terpujilah GURU 2026 melalui acara Puncak Anugerah yang digelar di Jakarta, Rabu (23/9). Program ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk memperluas kemampuan dalam memanfaatkan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau AI, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Melalui Terpujilah GURU 2026, Telkomsel tidak hanya memperkenalkan teknologi kepada para guru. Program ini juga mendorong pendidik agar dapat menggunakan AI secara tepat dan bertanggung jawab sehingga teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat dalam proses pembelajaran.

Menjangkau Ribuan Guru di Berbagai Daerah

Program Terpujilah GURU 2026 telah berlangsung sejak Mei 2026 dan menjangkau lebih dari 3.800 guru dari jenjang SMA, SMK, dan MA. Kegiatan dilakukan melalui roadshow di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan, hingga Batam.

Selain kegiatan tatap muka, Telkomsel juga menyediakan pembelajaran secara daring. Dari ribuan guru yang mengikuti program tersebut, sebanyak 1.500 peserta kemudian masuk ke dalam proses seleksi dan pembinaan secara bertahap.

Perjalanan peserta dimulai dari tahap seleksi, kemudian dilanjutkan dengan akademi daring yang diikuti 400 guru. Setelah itu, jumlah peserta kembali disaring menjadi 80 guru untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Sebanyak 12 finalis terbaik kemudian mengikuti pelatihan intensif secara langsung di Jakarta.

Guru Dibekali Kemampuan AI hingga Membuat Konten Digital

Materi yang diberikan dalam Terpujilah GURU 2026 dirancang agar tidak berhenti pada teori. Para peserta mendapatkan berbagai keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Beberapa materi yang dipelajari mencakup pemanfaatan AI dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, peningkatan produktivitas, penyusunan instruksi atau prompt untuk AI, desain visual, produksi video, hingga pengembangan metode pembelajaran yang lebih kreatif.

Peserta juga diperkenalkan dengan pengujian digital untuk membantu mereka memahami bagaimana teknologi dapat digunakan secara lebih efektif. Sebagai bagian dari program, setiap peserta diwajibkan menghasilkan karya akhir berupa materi serta rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan dan dikembangkan di sekolah masing-masing.

Telkomsel Dorong Guru Tetap Adaptif Menghadapi Perkembangan AI

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan perkembangan AI yang semakin cepat membuat dunia pendidikan perlu ikut beradaptasi. Menurutnya, proses adopsi teknologi tetap harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi dasar peserta didik.

Ia menilai para guru memiliki kesiapan untuk bertransformasi dan mempelajari teknologi baru. Melalui Terpujilah GURU, Telkomsel ingin membantu para pendidik memahami bagaimana AI dapat digunakan secara tepat dalam dunia pendidikan.

Harapannya, pemanfaatan AI di lingkungan sekolah dapat membantu Indonesia membangun generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memiliki kemandirian, serta mampu menghadapi persaingan di era kecerdasan buatan.

Enam Guru Terbaik Terpujilah GURU 2026

Pada tahap akhir program, 12 finalis mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan karya serta praktik pembelajaran yang telah mereka kembangkan selama mengikuti Terpujilah GURU 2026.

Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari proses pembelajaran yang dijalani peserta, kualitas karya akhir, hingga penerapan hasil pembelajaran tersebut. Dari proses tersebut, Telkomsel menetapkan enam peserta dengan perolehan skor tertinggi sebagai peserta terbaik Terpujilah GURU 2026.

Enam guru tersebut adalah:

  • Sofie Mellyani F. dari SMAN 4 Surabaya
  • Irvia Mariza dari SMAN 15 Bandung
  • Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon
  • A. Arief R. dari SMKN 1 Garut
  • Winda Risnawati dari SMAN 5 Pematangsiantar
  • Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah

Guru di Daerah Ikut Memanfaatkan AI untuk Pembelajaran

Salah satu peserta terbaik, Tressya Litaay, menilai kehadiran AI dapat membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, termasuk bagi siswa yang berada di wilayah pedesaan.

Menurut Tressya, pelatihan yang diberikan Telkomsel membantu para guru di daerah memahami cara menggunakan AI untuk membuat media pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan. Dengan begitu, teknologi tidak hanya menjadi sesuatu yang digunakan oleh masyarakat di perkotaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar siswa di berbagai daerah.

Pengalaman serupa juga dirasakan A. Arief R., salah satu peserta terbaik lainnya. Sebagai guru senior, ia mengaku terdorong untuk terus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dari generasi muda yang semakin akrab dengan AI.

Setelah mengikuti program tersebut, Arief merasakan perubahan dalam pendekatan mengajarnya. Jika sebelumnya pembelajaran lebih banyak berpusat pada papan tulis dan cenderung pasif, kini ia mulai menerapkan pembelajaran yang lebih aktif dengan pendekatan pemikiran komputasional serta aktivitas kreatif yang melibatkan siswa.

Pemerintah Apresiasi Pengembangan Kompetensi Guru

Dukungan terhadap program Terpujilah GURU 2026 juga datang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Nunuk Suryani, mengapresiasi semangat para guru untuk terus meningkatkan kemampuan di tengah berbagai kesibukan dalam mendampingi peserta didik.

Menurutnya, Terpujilah GURU memberikan ruang bagi para pendidik untuk mengembangkan kompetensi, terutama dalam memahami pemanfaatan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu dalam proses mengajar.

Ia juga berharap pengalaman para guru yang telah mengikuti program tersebut dapat memberikan kontribusi lebih luas terhadap berbagai program pendidikan yang berkaitan dengan coding dan kecerdasan artifisial.

Pengetahuan Terus Dibagikan Lewat Jejaring Alumni

Berakhirnya rangkaian Terpujilah GURU 2026 tidak menjadi akhir dari proses berbagi pengetahuan. Telkomsel menghubungkan para peserta melalui jejaring alumni EduCreator.

Jejaring ini menjadi ruang bagi para guru untuk saling bertukar materi, pengalaman, serta praktik pembelajaran yang telah mereka terapkan. Dengan cara tersebut, pengetahuan yang diperoleh selama program diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak guru maupun siswa di berbagai wilayah Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai Terpujilah GURU dapat diperoleh melalui situs terpujilahguru.id.