OverclockingID – Perplexity kini menghadirkan Portable Computer untuk sejumlah PC Windows yang ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Max Series, termasuk platform pengembang AMD Ryzen AI Halo.
Kehadiran Portable Computer memungkinkan pengguna menjalankan berbagai tugas AI dan workflow berulang langsung menggunakan perangkat mereka. Menariknya, proses inference untuk tugas AI lokal tersebut tidak memerlukan penggunaan kredit Perplexity Computer.
Dari AI PC Menuju PC dengan AI Agent
AMD sendiri telah mengembangkan kemampuan AI pada PC selama beberapa tahun terakhir. Pada 2023, perusahaan memperkenalkan AI PC dengan prosesor x86 yang menjadi salah satu platform pertama yang membawa Neural Processing Unit (NPU) khusus untuk menangani beban kerja AI.
Perkembangan tersebut kemudian berlanjut pada 2025 ketika AMD memperkenalkan konsep agentic PC, yaitu komputer yang tidak hanya menjalankan aplikasi biasa, tetapi juga mampu menjalankan AI agent secara lokal untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Kini, AMD memperluas kemampuan tersebut ke berbagai aplikasi dan workflow yang lebih dekat dengan aktivitas pengguna sehari-hari. Kolaborasi dengan Perplexity menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pengalaman tersebut secara lebih praktis di PC.
AI Bisa Berjalan Langsung di Perangkat
Salah satu bagian penting dari kombinasi AMD Ryzen AI Max dan Perplexity Portable Computer adalah kemampuan menjalankan model serta tugas AI secara lokal.
Prosesor Ryzen AI Max menggabungkan kemampuan CPU dan GPU dengan kapasitas memori bersama yang besar. Konfigurasi tersebut dirancang untuk membantu PC menjalankan model AI lokal sekaligus tetap menangani aplikasi sehari-hari.
Di sisi lain, Perplexity menghadirkan model AI, berbagai perangkat bantu untuk agent, serta kontrol yang dibutuhkan melalui Portable Computer. Kombinasi keduanya membuat PC dapat digunakan untuk menjalankan workflow berbasis AI secara langsung di perangkat.
Pendekatan ini juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Ketika sebuah pekerjaan dapat ditangani secara lokal, prosesnya bisa dijalankan menggunakan hardware PC. Namun, ketika membutuhkan kemampuan reasoning dengan skala lebih besar, pengguna tetap dapat memanfaatkan layanan berbasis cloud.
Membuka Pengalaman Baru untuk Agentic PC
Menurut Jack Huynh, Senior Vice President sekaligus General Manager Computing and Graphics Group AMD, perkembangan ini menjadi bagian dari perubahan cara manusia berinteraksi dengan PC.
AMD melihat personal AI sebagai teknologi yang dapat mengubah PC dari sekadar perangkat untuk menjalankan aplikasi menjadi partner yang mampu memahami, melakukan penalaran, dan membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan.
Melalui PC yang ditenagai Ryzen AI Max Series, termasuk platform pengembang Ryzen AI Halo, model AI dan agent dapat berjalan langsung di perangkat. Kemampuan tersebut kemudian dapat digunakan di berbagai aplikasi dan workflow yang sudah menjadi bagian dari aktivitas pengguna.
Kolaborasi dengan Perplexity juga menunjukkan bahwa perkembangan PC berbasis AI tidak hanya berkaitan dengan peningkatan spesifikasi hardware. Kemampuan tersebut perlu dihubungkan dengan aplikasi dan layanan yang benar-benar dapat dimanfaatkan pengguna dalam pekerjaan sehari-hari.
Perpaduan Hardware AMD dan AI Perplexity
Kombinasi antara Ryzen AI Max dan Portable Computer pada akhirnya membawa pendekatan baru terhadap pemanfaatan AI di PC.
AMD menyediakan fondasi hardware dengan kemampuan CPU, GPU, serta memori bersama yang mendukung pemrosesan model AI secara lokal. Sementara itu, Perplexity menyediakan model, agent tools, dan kontrol yang memungkinkan kemampuan tersebut digunakan dalam berbagai workflow.
Dengan pendekatan tersebut, PC berbasis AMD Ryzen AI Max tidak hanya menjadi perangkat untuk menjalankan aplikasi konvensional. Komputer juga dapat berperan sebagai perangkat yang membantu menjalankan berbagai tugas berbasis AI, baik secara lokal maupun dengan memanfaatkan cloud ketika dibutuhkan.
Kehadiran Portable Computer pada PC AMD Ryzen AI Max menjadi salah satu contoh bagaimana konsep agentic PC mulai bergerak dari sekadar teknologi yang dikembangkan di tingkat hardware menjadi pengalaman yang bisa digunakan dalam aktivitas sehari-hari.










































