OverclockingID – Qualcomm Technologies resmi memperkenalkan Snapdragon Sound Elite Gen 2, platform terbaru yang dirancang untuk membawa kemampuan lebih pintar ke perangkat audio wearable. Teknologi ini menggabungkan pengalaman audio premium Snapdragon Sound dengan kecerdasan buatan atau AI yang diproses langsung di perangkat, konektivitas cloud, serta dukungan Wi-Fi 6E micro-power.
Kehadiran platform baru ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas suara. Qualcomm ingin menjadikan perangkat seperti earbud, headphone, dan perangkat audio wearable lainnya sebagai perangkat yang mampu memahami kebutuhan pengguna, beradaptasi dengan lingkungan, serta memberikan respons secara lebih cepat dan personal.
AI Jadi Bagian Penting dari Perangkat Audio Wearable
Menurut riset Qualcomm, hingga 70 persen pengguna menginginkan kemampuan AI yang lebih canggih pada perangkat wearable mereka. Tren tersebut menunjukkan bahwa perangkat wearable ke depannya tidak hanya digunakan untuk mendengarkan musik atau melakukan panggilan, tetapi juga menjadi bagian dari cara pengguna berinteraksi dengan teknologi.
Ziad Asghar, Senior Vice President dan General Manager XR, Wearables, and Personal AI Qualcomm Technologies, mengatakan bahwa interaksi dengan teknologi kini mulai bergeser ke arah yang lebih alami. Pengguna tidak selalu harus melihat layar untuk mendapatkan informasi atau bantuan dari AI.
Melalui Snapdragon Sound Elite Gen 2, Qualcomm ingin menghadirkan pengalaman tersebut melalui percakapan secara langsung. Platform ini dapat mendukung berbagai penggunaan berbasis AI, mulai dari penerjemahan secara langsung, asisten AI yang memahami konteks, hingga pengalaman audio yang dapat menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Kemampuan tersebut juga membuka peluang bagi hadirnya perangkat multimodal yang menggabungkan suara, visual, dan AI. Artinya, perangkat audio wearable di masa depan dapat memahami tidak hanya apa yang dikatakan pengguna, tetapi juga konteks dari lingkungan di sekitarnya.
Performa AI Naik Dua Kali Lipat
Salah satu peningkatan utama pada Snapdragon Sound Elite Gen 2 terdapat pada kemampuan AI on-device. Qualcomm menyebut performa AI platform terbaru ini mampu mencapai hingga dua kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Peningkatan tersebut memungkinkan perangkat menjalankan beberapa fungsi AI secara bersamaan dengan lebih lancar. Menariknya, peningkatan performa ini juga diikuti dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Qualcomm mengklaim Snapdragon Sound Elite Gen 2 mampu mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen. Selain itu, ukuran footprint platform juga dibuat 30 persen lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya.
Kombinasi performa, efisiensi daya, dan ukuran yang lebih ringkas ini memberikan ruang bagi produsen perangkat untuk mengembangkan wearable dengan kemampuan AI yang lebih lengkap tanpa harus mengorbankan desain maupun daya tahan baterai.
Terhubung ke Cloud dengan Wi-Fi 6E Hemat Daya
Kemampuan AI pada Snapdragon Sound Elite Gen 2 juga tidak hanya mengandalkan pemrosesan yang dilakukan secara langsung di perangkat. Qualcomm turut membekali platform ini dengan konektivitas Wi-Fi 6E micro-power yang dirancang untuk menghubungkan perangkat secara langsung ke layanan cloud dengan konsumsi daya rendah.
Melalui Snapdragon Sound Apps & Agents, perangkat audio wearable dapat memiliki akses ke berbagai asisten AI, layanan, konten, hingga fungsi baru yang dapat dikembangkan dari waktu ke waktu.
Pendekatan ini membuat perangkat audio tidak lagi sekadar menjadi hardware untuk memutar suara. Dengan dukungan konektivitas dan AI, fungsinya dapat berkembang mengikuti layanan serta kebutuhan pengguna.
Kualitas Audio Tetap Menjadi Fokus
Meski membawa berbagai kemampuan AI, Qualcomm tetap mempertahankan fokus Snapdragon Sound Elite Gen 2 pada kualitas audio. Platform ini menggabungkan sejumlah teknologi Snapdragon Sound yang dirancang untuk menghasilkan pengalaman mendengarkan dan komunikasi yang lebih baik.
Salah satunya adalah Qualcomm aptX Lossless, yang dirancang untuk menghadirkan kualitas suara dengan detail dan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.
Kemudian ada Qualcomm XPAN, teknologi yang memungkinkan konektivitas audio melampaui keterbatasan jangkauan Bluetooth. Dengan teknologi ini, pengalaman audio diharapkan dapat terasa lebih seamless ketika pengguna berpindah atau menggunakan berbagai perangkat.
ANC dan Mikrofon Dibantu AI
Snapdragon Sound Elite Gen 2 juga membawa teknologi audio berbasis AI untuk meningkatkan kualitas komunikasi. Salah satunya adalah Qualcomm ANC Generasi ke-5, yang dipadukan dengan teknologi Qualcomm cVc serta dukungan arsitektur multi-mikrofon.
Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu perangkat mengurangi suara bising, menangkap suara pengguna dengan lebih baik, serta meningkatkan kejernihan vokal ketika melakukan panggilan maupun berinteraksi dengan asisten AI.
Ada pula Snapdragon Audio Sense, solusi berbasis algoritma yang dirancang untuk membantu perangkat memahami suara dan kondisi lingkungan secara lebih presisi.
Dengan kemampuan tersebut, perangkat dapat menangkap informasi suara di sekitarnya secara lebih baik. Pada akhirnya, teknologi ini diharapkan dapat menghasilkan komunikasi yang lebih jelas sekaligus membantu AI memberikan respons yang lebih cepat dan relevan.
Bisa Digunakan di Berbagai Jenis Wearable
Qualcomm merancang Snapdragon Sound Elite Gen 2 agar dapat digunakan pada beragam kategori perangkat audio. Dukungan tersebut mencakup earbud, headphone, perangkat open-ear, desain hybrid, earbud dengan kamera, hingga kacamata audio.
Tidak berhenti di sana, platform ini juga diposisikan untuk mendukung generasi baru perangkat wearable multimodal yang menggabungkan kemampuan audio, visual, dan AI dalam satu pengalaman.
Untuk membantu produsen mengembangkan perangkat tersebut, Qualcomm turut menyediakan desain acuan Snapdragon Sound Elite Gen 2. Solusi ini ditujukan untuk mempercepat proses pembuatan prototipe, pengujian, validasi, hingga tahap komersialisasi perangkat AI Personal generasi berikutnya.
Cleer Tunjukkan Konsep Audio Wearable Generasi Baru
Gambaran mengenai potensi teknologi tersebut juga diperlihatkan dalam Snapdragon Summit 2026. Cleer memperkenalkan konsep perangkat audio cerdas yang menggabungkan kemampuan audio, visual, dan AI berbasis platform Snapdragon Sound.
Konsep tersebut menunjukkan bagaimana perangkat audio wearable dapat berkembang lebih jauh dari fungsi tradisional seperti mendengarkan musik atau menerima panggilan.
Dengan kemampuan untuk memahami suara, lingkungan, serta konteks pengguna, perangkat audio berpotensi menjadi salah satu bagian penting dalam ekosistem AI Personal.
Melalui Snapdragon Sound Elite Gen 2, Qualcomm pada akhirnya ingin membuka peluang baru bagi produsen untuk menghadirkan perangkat wearable yang tidak hanya memiliki kualitas audio premium, tetapi juga lebih cerdas, adaptif, dan mampu memberikan pengalaman yang semakin personal bagi penggunanya.










































