RRQ Kazu dan MBR Omega Lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall, EVOS Divine Tersingkir

OverclockingID – Persaingan menuju Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall akhirnya semakin mengerucut. Dua tim Indonesia, RRQ Kazu dan MBR Omega, berhasil memastikan tempat di babak puncak setelah menyelesaikan fase Knockout Stage di posisi kelima dan keenam.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengirimkan total empat wakil ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Sebelumnya, Bigetron by Vitality dan ONIC sudah lebih dahulu mengamankan tiket ke babak puncak.

Sementara itu, kabar kurang menggembirakan datang dari EVOS Divine. Sang juara dunia Esports World Cup (EWC) Free Fire 2025 justru harus mengakhiri perjalanan mereka di FFWS SEA 2026 Fall sebelum memasuki babak Grand Finals.

RRQ Kazu Bangkit di Pekan Terakhir FFWS SEA 2026 Fall

RRQ Kazu menunjukkan kebangkitan yang cukup signifikan pada pekan terakhir Knockout Stage. Setelah sempat mengalami hasil kurang maksimal pada pekan ketiga, tim ini mampu memperbaiki performanya dan mengamankan posisi kelima klasemen akhir.

RRQ Kazu mengumpulkan total 234 poin, yang terdiri dari 2 Booyah, 123 poin eliminasi, dan 111 poin placement. Raihan tersebut cukup untuk memastikan mereka menjadi salah satu dari 12 tim yang berhak tampil di Grand Finals.

Performa RRQ Kazu juga terlihat semakin stabil sepanjang pertandingan pekan keempat. Pada hari pertama, mereka mengoleksi 79 poin. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 85 poin pada hari kedua, sebelum ditutup dengan tambahan 70 poin pada hari ketiga.

Konsistensi menjadi faktor penting bagi RRQ Kazu. Meskipun tidak selalu mencatatkan skor tertinggi dalam satu hari pertandingan, kemampuan mereka menjaga perolehan poin secara konsisten membuat posisi di klasemen tetap aman hingga fase Knockout Stage berakhir.

MBR Omega Tampil All-Out di Hari Terakhir

MBR Omega juga berhasil mengamankan tiket ke Grand Finals setelah finis di posisi keenam dengan raihan 231 poin.

Tim debutan asal Indonesia tersebut mengumpulkan 2 Booyah, 123 poin eliminasi, dan 108 poin placement sepanjang fase terakhir Knockout Stage.

Perjalanan MBR Omega menuju Grand Finals bisa dibilang cukup dramatis. Pada hari pertama, mereka hanya mengumpulkan 68 poin, kemudian mendapatkan 59 poin pada hari kedua.

Dengan posisi yang belum sepenuhnya aman, MBR Omega harus tampil maksimal pada pertandingan terakhir. Hasilnya, mereka mampu mencetak 104 poin dalam satu hari, termasuk dua Booyah.

Ledakan performa tersebut menjadi pembeda bagi MBR Omega. Tambahan poin dalam jumlah besar pada hari terakhir membuat mereka mampu mengamankan posisi keenam sekaligus memastikan tiket menuju Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

EVOS Divine Gagal Melaju ke Grand Finals

Berbeda dengan RRQ Kazu dan MBR Omega, EVOS Divine harus tersingkir dari FFWS SEA 2026 Fall setelah hanya mampu menempati posisi ke-12 klasemen akhir.

EVOS Divine mengoleksi 147 poin, dengan rincian 91 poin dari eliminasi dan 56 poin placement. Mereka juga tidak berhasil mendapatkan satu pun Booyah selama tiga hari pertandingan di pekan keempat.

Performa EVOS Divine belum mampu menunjukkan peningkatan yang dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan. Pada hari pertama, mereka mengumpulkan 59 poin dan berada di posisi kesembilan. Raihan tersebut kemudian turun menjadi 52 poin pada hari kedua sehingga EVOS berada di peringkat ke-11.

Kesulitan kembali terjadi pada hari terakhir. EVOS Divine tidak mampu mengumpulkan poin yang cukup untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen dan akhirnya harus menerima kenyataan gagal melaju ke Grand Finals.

Juara Dunia EWC 2025 Harus Kembali Berjuang dari Turnamen Nasional

Kegagalan EVOS Divine melaju ke Grand Finals menjadi hasil yang cukup mengejutkan. Pasalnya, EVOS merupakan pemegang gelar juara dunia Esports World Cup: Free Fire 2025.

Dengan tersingkirnya EVOS Divine, sang juara dunia harus kembali membangun perjalanan mereka melalui kompetisi nasional pada musim berikutnya sebelum bisa kembali bersaing di panggung regional.

Namun, kegagalan ini bukan berarti akhir dari perjalanan EVOS Divine. Situasi serupa sebelumnya pernah dialami Team Falcons.

Setelah menjadi juara dunia EWC 2024 Free Fire, Team Falcons sempat mengalami degradasi dari FFWS SEA 2025 Spring karena menjadi tim Thailand dengan peringkat terendah di Grand Finals.

Meski demikian, Team Falcons mampu bangkit. Mereka berhasil memenangkan kompetisi nasional Thailand dan kembali ke panggung Asia Tenggara. Bahkan, mereka kemudian sukses meraih gelar juara FFWS SEA 2025 Fall untuk kategori Clash Squad dan Battle Royale.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kegagalan di satu musim tidak selalu menjadi akhir bagi sebuah tim. EVOS Divine masih memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi, memperkuat skuad, dan kembali bersaing di level regional pada musim berikutnya.

Empat Tim Indonesia Siap Berlaga di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

Dengan berakhirnya Knockout Stage, Indonesia dipastikan memiliki empat wakil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

Keempat tim tersebut adalah Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu, dan MBR Omega. Dua nama terakhir berhasil menyusul Bigetron by Vitality dan ONIC yang telah lebih dahulu memastikan tiket ke babak puncak.

Berikut daftar lengkap 12 tim yang akan bertanding di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall:

Indonesia

  • Bigetron by Vitality
  • ONIC
  • RRQ Kazu
  • MBR Omega

Thailand

  • All Gamers Global
  • Buriram United Esports
  • Team Falcons
  • Team Akkee
  • Twisted Minds

Vietnam

  • Team Flash
  • P Esports
  • GOW Esports

Komposisi tersebut membuat Thailand menjadi negara dengan jumlah wakil terbanyak, yakni lima tim. Indonesia menyusul dengan empat tim, sedangkan Vietnam mengirimkan tiga wakil.

Menariknya, tidak ada satu pun tim asal Malaysia yang berhasil mengamankan tempat di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall Digelar di Surabaya

Babak puncak FFWS SEA 2026 Fall akan membawa kembali atmosfer kompetisi Free Fire tingkat Asia Tenggara ke Surabaya.

Grand Finals dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Kota ini sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah FFWS SEA 2024 Fall.

Pada hari pertama, pertandingan Grand Finals akan menggunakan format Point Rush. Format tersebut akan menjadi tahap awal sebelum seluruh tim memasuki hari penentuan gelar juara.

Sementara pada hari kedua, pertandingan akan menggunakan format Champion Rush, yang menjadi fase penentuan tim terbaik FFWS SEA 2026 Fall.

Dengan hadirnya 12 tim terbaik dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam, persaingan dipastikan akan berlangsung ketat. Empat wakil Indonesia pun memiliki peluang untuk membawa pulang gelar juara regional di hadapan para penggemar Free Fire Tanah Air.

Tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall Sudah Tersedia

Penggemar Free Fire yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya juga dapat membeli tiket secara online melalui Loket.

Tersedia dua pilihan tiket yang dapat dipilih. Tier A dibanderol Rp50.000 dan sudah termasuk enam merchandise eksklusif, yaitu tote bag, kaus, topi, gantungan kunci, sticker set, serta LED wristband FFWS.

Sementara itu, Tier B dijual dengan harga Rp20.000 dan mencakup lima merchandise eksklusif berupa tote bag, topi, gantungan kunci, sticker set, serta LED wristband FFWS.

Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall akan menjadi panggung penentuan bagi 12 tim terbaik Asia Tenggara. Dengan empat wakil Indonesia yang sudah memastikan tempat, perhatian penggemar Tanah Air kini tertuju kepada Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu, dan MBR Omega untuk melihat sejauh mana mereka mampu bersaing memperebutkan gelar juara regional.