D-Link Resmi Masuk Rantai Pasok SpaceX, Siap Kirim 20.000 Network Switch untuk Infrastruktur Starlink

OverclockingIDD-Link mengumumkan pencapaian besar dengan resmi bergabung ke dalam rantai pasok SpaceX, perusahaan teknologi antariksa sekaligus operator layanan internet satelit Starlink berbasis Low Earth Orbit (LEO). Melalui kerja sama ini, D-Link akan memasok sekitar 20.000 unit network switch yang akan digunakan untuk mendukung infrastruktur Starlink, dengan pengiriman perdana dijadwalkan mulai September 2026.

Tak hanya memperluas bisnisnya di Amerika Serikat, D-Link juga berhasil memperoleh proyek strategis di Eropa setelah dipercaya oleh salah satu operator broadband dan telekomunikasi terkemuka di Jerman untuk mendukung pengembangan infrastruktur telekomunikasi berskala besar.

D-Link Perkuat Posisi di Infrastruktur Digital Global

Di tengah dinamika geopolitik global dan meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang aman, D-Link menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi jaringan yang resilient, secure, dan trustworthy.

Strategi perusahaan untuk memperluas bisnis ke sektor infrastruktur digital kritikal di berbagai negara mulai menunjukkan hasil yang positif. Masuknya D-Link ke rantai pasok SpaceX menjadi salah satu pencapaian penting yang diperkirakan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas pangsa pasar perusahaan di tingkat internasional.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan akan keamanan siber dan keandalan perangkat jaringan dalam rantai pasok global turut membuka peluang baru bagi D-Link. Perusahaan berhasil memenangkan dua proyek kustom strategis di Amerika Serikat dan Eropa, yang menjadi bukti atas kemampuan teknologi, kualitas produk, serta rekam jejak pengiriman yang dimiliki perusahaan.

Dukung Infrastruktur Starlink dengan Network Switch Khusus

Pada proyek bersama SpaceX, D-Link akan memasok network switch yang dirancang khusus untuk digunakan pada data exchange node dalam infrastruktur layanan internet satelit Starlink.

Perangkat tersebut memiliki peran penting dalam memastikan proses pertukaran data berjalan secara stabil, aman, dan andal. Hal ini menjadi krusial mengingat layanan internet satelit membutuhkan performa jaringan yang tinggi untuk menjaga kualitas komunikasi.

Keberhasilan D-Link menjadi bagian dari rantai pasok utama SpaceX tidak lepas dari kemampuan riset dan pengembangan (R&D) perusahaan serta kepatuhan terhadap berbagai standar internasional yang menjadi syarat utama dalam industri infrastruktur kritikal.

Pengiriman sekitar 20.000 unit network switch dijadwalkan dimulai pada September 2026. Proyek ini menjadi tonggak penting yang menunjukkan kemampuan D-Link dalam menghadirkan solusi jaringan berstandar tinggi untuk sektor komunikasi satelit sekaligus memperkuat posisi industri teknologi Taiwan dalam ekosistem satelit LEO global.

Seluruh Perangkat Diproduksi di Taiwan dan Penuhi Standar Internasional

Industri komunikasi kedirgantaraan memiliki persyaratan yang sangat ketat, terutama terkait keamanan informasi, kualitas produk, serta mitigasi risiko geopolitik. Oleh karena itu, seluruh perangkat yang dipasok D-Link untuk proyek ini diproduksi di Taiwan dan telah memenuhi sejumlah regulasi internasional.

Beberapa standar yang telah dipenuhi antara lain:

  • National Defense Authorization Act (NDAA), yang membatasi penggunaan perangkat telekomunikasi dari merek tertentu asal Tiongkok pada proyek pemerintah Amerika Serikat.
  • Trade Agreements Act (TAA), yang mengharuskan produk diproduksi di Amerika Serikat atau negara-negara mitra yang telah disetujui.

Kepatuhan terhadap regulasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan, kualitas, serta integritas perangkat yang digunakan pada infrastruktur komunikasi strategis.

D-Link Raih Proyek Telekomunikasi Besar di Jerman

Selain sukses di Amerika Serikat, D-Link juga mencatat pencapaian baru di pasar Eropa melalui kerja sama dengan salah satu operator broadband dan telekomunikasi terkemuka di Jerman.

Dalam proyek tersebut, D-Link akan memasok sekitar 50.000 unit perangkat 4G Fixed Wireless Access (FWA) yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi. Pengiriman perangkat dijadwalkan mulai akhir 2026.

Perangkat 4G FWA ini akan dimanfaatkan untuk beberapa kebutuhan, di antaranya:

  • Menyediakan akses internet seluler bagi pengguna individu maupun bisnis yang menggunakan laptop tanpa modul SIM bawaan.
  • Menjadi solusi konektivitas sementara bagi pelanggan layanan fixed broadband sebelum proses instalasi jaringan kabel selesai dilakukan, sehingga akses internet tetap tersedia selama masa aktivasi.

Melalui solusi tersebut, pengguna dapat menikmati koneksi internet yang lebih fleksibel, cepat, dan andal tanpa harus menunggu proses pemasangan jaringan tetap selesai.

CEO D-Link: Keamanan dan Kepercayaan Menjadi Kunci Pertumbuhan

Chief Executive Officer (CEO) D-Link, Chang Chia-Jui, menegaskan bahwa keamanan dan kepercayaan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan bisnis perusahaan di tengah perubahan kondisi global.

“Di tengah perubahan lingkungan global yang berlangsung sangat cepat, keamanan dan rasa percaya merupakan fondasi terkuat bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.”

Ia juga menambahkan bahwa meskipun persaingan harga di industri perangkat jaringan semakin ketat, D-Link tetap berkomitmen menghadirkan solusi networking dengan standar kualitas tinggi.

Menurutnya, keberhasilan memperoleh proyek dari perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat dan Eropa menjadi bukti bahwa kemampuan teknologi, kualitas produk, serta kapabilitas manufaktur D-Link telah mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.

Ke depannya, D-Link menyatakan akan terus berinovasi dalam menghadirkan solusi jaringan yang aman, andal, dan mampu menjadi mitra terpercaya bagi pelanggan di berbagai negara.