Indosat dan F5 Hadirkan Intelligence Suite, Permudah Perusahaan Adopsi AI

OverclockingID – Indosat Ooredoo Hutchison bekerja sama dengan perusahaan teknologi F5 untuk memperluas akses kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bagi dunia usaha melalui platform Indosat Intelligence Suite. Platform ini dirancang untuk membantu perusahaan mengakses, menerapkan, dan mengelola teknologi AI dalam operasional bisnis tanpa harus membangun infrastruktur yang kompleks secara mandiri.

Kolaborasi ini hadir di tengah meningkatnya penggunaan AI di kawasan Asia Tenggara. Studi yang dilakukan McKinsey, Singapore Economic Development Board, dan Tech in Asia pada 2026 menunjukkan bahwa 81% perusahaan di enam pasar Asia Tenggara telah bergerak dari tahap eksperimen menuju uji coba atau perluasan penerapan AI.

Seiring dengan perkembangan tersebut, perusahaan tidak hanya membutuhkan akses ke berbagai model AI. Mereka juga perlu memastikan teknologi yang digunakan mampu memberikan kinerja optimal, menjaga keamanan data, mengendalikan biaya, serta memenuhi kebutuhan tata kelola perusahaan.

Melalui Indosat Intelligence Suite, Indosat dan F5 berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan satu platform terintegrasi untuk mengakses berbagai model AI sekaligus mengelola penggunaannya secara lebih terukur.

Indosat Intelligence Suite Gabungkan Infrastruktur dan Model AI

Indosat Intelligence Suite dibangun di atas ekosistem AI menyeluruh atau full-stack AI milik Indosat di Indonesia. Ekosistem ini mencakup berbagai komponen penting, mulai dari energi, pusat data, komputasi, konektivitas, hingga model AI.

Melalui dukungan teknologi F5, fondasi tersebut dikembangkan menjadi platform yang dapat menghubungkan infrastruktur dan model AI dengan berbagai kebutuhan bisnis. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi AI tanpa harus menangani sendiri seluruh kompleksitas infrastruktur yang mendasarinya.

Platform tersebut mengintegrasikan lebih dari 300 model AI, baik model terbuka (open) maupun tertutup (closed), melalui satu antarmuka. Pilihan yang tersedia mencakup Sahabat-AI, model yang dihosting oleh Indosat, serta berbagai model AI global yang terhubung ke dalam platform.

Dengan banyaknya pilihan model dalam satu tempat, perusahaan dapat menyesuaikan teknologi yang digunakan berdasarkan kebutuhan operasional. Mulai dari pemrosesan bahasa lokal hingga pekerjaan yang membutuhkan kemampuan penalaran lebih lanjut, pemilihan model dapat dilakukan secara lebih fleksibel.

AI Harus Bisa Diterapkan dalam Operasional Bisnis

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bahwa kebutuhan perusahaan terhadap AI semakin berkembang seiring peralihan teknologi tersebut dari tahap eksperimen menuju penggunaan sehari-hari.

Menurutnya, perusahaan membutuhkan lebih dari sekadar akses ke model AI. Mereka juga memerlukan cara yang tepercaya untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam kegiatan operasional.

Dengan menjadikan ekosistem full-stack AI sebagai fondasi, Indosat Intelligence Suite diharapkan dapat berperan sebagai intelligence factory atau pabrik kecerdasan bagi perusahaan. Platform ini membantu bisnis menentukan model AI yang sesuai dengan kebutuhan, sekaligus memperluas penerapannya secara aman.

Sementara itu, François Locoh-Donou, Chairman, President, dan Chief Executive Officer F5, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan membuat teknologi AI lebih mudah diakses, diamankan, dan dioptimalkan oleh perusahaan.

Melalui satu lapisan pengelolaan yang menghubungkan aplikasi perusahaan dengan infrastruktur AI, bisnis dapat mengakses, mengarahkan, mengukur, dan mengelola penggunaan berbagai model tanpa harus membangun setiap komponen secara terpisah.

Empat Fitur Utama Indosat Intelligence Suite

Indosat Intelligence Suite dirancang untuk membantu perusahaan mengelola beragam kebutuhan AI dalam satu platform. Berikut sejumlah kemampuan utama yang ditawarkan.

1. Memilih Model AI Sesuai Kebutuhan

Setiap pekerjaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada proses yang membutuhkan respons cepat, ada pula yang lebih mengutamakan kualitas hasil atau efisiensi biaya.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Intelligence Suite dilengkapi mekanisme pemilihan model berdasarkan sejumlah pertimbangan, seperti biaya, kualitas, dan latensi. Dengan demikian, permintaan dapat diarahkan ke model yang paling sesuai dengan karakteristik tugasnya.

Pendekatan ini membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan AI agar tidak selalu bergantung pada satu model untuk seluruh pekerjaan.

2. Mengakses Lebih dari 300 Model AI dalam Satu Antarmuka

Perusahaan dapat mengakses berbagai model AI lokal, model yang dihosting Indosat, dan model global melalui satu platform. Integrasi ini menyederhanakan proses pemilihan dan penggunaan model untuk beragam kebutuhan bisnis.

Ketersediaan model yang beragam juga memberikan fleksibilitas bagi organisasi untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan pemahaman bahasa lokal, fungsi khusus, maupun kemampuan penalaran tingkat lanjut.

3. Mengelola Biaya AI dengan Lebih Terukur

Penggunaan AI dalam skala besar dapat membuat perusahaan perlu memantau pengeluaran dari berbagai model, aplikasi, dan tim.

Indosat Intelligence Suite menggunakan sistem kredit yang mengonversi penggunaan token menjadi kredit. Kredit tersebut dapat dialokasikan ke berbagai model, aplikasi, maupun tim sehingga perusahaan memiliki gambaran penggunaan dan pengeluaran AI secara lebih terpadu.

Fitur ini dapat membantu organisasi memantau konsumsi layanan serta menyusun pengelolaan anggaran AI dengan lebih terencana.

4. Mengoptimalkan Kinerja dan Infrastruktur AI

Untuk mendukung kebutuhan bisnis, F5 menghadirkan kemampuan pengelolaan infrastruktur yang berfokus pada keamanan dan optimalisasi kinerja.

Salah satunya melalui F5 BIG-IP Next for Kubernetes, yang mendukung isolasi tenant atau pemisahan lingkungan pengguna serta perlindungan kontainer. Teknologi load balancing dinamis yang mempertimbangkan kapasitas GPU juga dirancang untuk membantu mengoptimalkan latensi dan throughput token.

Optimalisasi tersebut mencakup Time to First Token (TTFT), yaitu waktu yang dibutuhkan sejak permintaan dikirim hingga token pertama dari respons AI mulai dihasilkan. Waktu respons awal yang lebih singkat dapat menjadi faktor penting bagi aplikasi yang membutuhkan interaksi cepat.

Keamanan Data dan Tata Kelola Jadi Perhatian

Selain kinerja dan biaya, keamanan menjadi aspek penting dalam penerapan AI, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor dengan regulasi ketat. Organisasi tertentu harus memastikan bahwa pemrosesan data berlangsung sesuai ketentuan lokasi penyimpanan dan perlindungan informasi yang berlaku.

Untuk kebutuhan tersebut, Indosat Intelligence Suite menyediakan opsi penggunaan Sahabat-AI dan model yang dihosting Indosat agar beban kerja tertentu dapat diproses di negara tempat organisasi beroperasi. Kebijakan yang ditetapkan perusahaan juga dapat mengatur permintaan mana yang diperbolehkan diarahkan ke model global.

Platform ini turut mendukung autentikasi, pengukuran penggunaan, serta pencatatan permintaan dalam ledger yang dapat diaudit. Kemampuan tersebut membantu perusahaan meningkatkan visibilitas terhadap penggunaan AI dan mendukung kebutuhan tata kelola.

Dari sisi perlindungan, platform ini mengintegrasikan kapabilitas F5 AI Security untuk membantu menghadapi ancaman terhadap sistem AI. Perlindungan yang ditawarkan mencakup risiko yang berkaitan dengan OWASP Top 10 untuk Large Language Models (LLM), potensi kebocoran data, dan ancaman AI lainnya.

Dengan kombinasi kemampuan tersebut, perusahaan diharapkan dapat mengembangkan penggunaan AI dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kepatuhan, dan pengawasan operasional.

Tiga Pilihan Layanan untuk Berbagai Skala Bisnis

Indosat Intelligence Suite menawarkan tiga model layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, yaitu Pay as You Go, Unified Enterprise Credit, dan Dedicated Capacity.

Pay as You Go ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas pembayaran berdasarkan pemakaian. Sementara itu, Unified Enterprise Credit menyediakan pendekatan pengelolaan kredit terpadu untuk penggunaan AI di berbagai kebutuhan perusahaan. Adapun Dedicated Capacity ditujukan bagi organisasi yang membutuhkan kapasitas khusus.

Pilihan tersebut dirancang untuk menjangkau beragam pengguna, mulai dari pengembang (developer) dan bisnis yang sedang berkembang hingga perusahaan besar, instansi pemerintah, serta organisasi di sektor yang diatur secara ketat.

Pada tahap peluncuran, Indosat menargetkan platform ini dapat menjangkau 50 bisnis dan organisasi. Perusahaan juga menyediakan akses awal dengan harga promosi yang ditawarkan sepanjang tahun.

Chad Whalen, Chief Revenue Officer F5, menilai banyak perusahaan masih menghadapi tantangan ketika ingin membawa AI dari tahap uji coba ke lingkungan produksi. Di satu sisi, bisnis perlu bergerak cepat dalam berinovasi. Namun, di sisi lain, mereka harus tetap memperhatikan kedaulatan data, tata kelola, dan kepastian biaya.

Menurutnya, penggabungan jangkauan pasar dan platform Indosat dengan pengalaman F5 dalam mengamankan beban kerja serta API AI diharapkan dapat membantu perusahaan memanfaatkan teknologi tersebut secara lebih aman dan optimal.

Indosat Intelligence Suite Sudah Bisa Diakses

Peluncuran Indosat Intelligence Suite menjadi langkah lanjutan Indosat dalam mengembangkan ekosistem AI di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Tidak hanya menyediakan fondasi infrastruktur, Indosat juga berupaya menghadirkan akses yang lebih praktis agar kapasitas AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan bisnis.

Dengan mengintegrasikan infrastruktur, model AI, pengelolaan biaya, dan keamanan dalam satu platform, perusahaan memiliki alternatif untuk memperluas penerapan AI tanpa harus mengelola seluruh komponen teknologinya secara mandiri.

Indosat Intelligence Suite tersedia melalui intelligencesuite-ai.ioh.co.id. Kehadiran platform ini diharapkan dapat membantu perusahaan mempercepat penerapan AI, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tersebut secara lebih aman, terukur, dan sesuai kebutuhan bisnis.