Review CMF Clip Pro: Earphone Open-Ear dengan Smart Dial Unik

OverclockingID – Bagi sebagian pengguna, menggunakan earphone dalam waktu lama terkadang terasa kurang nyaman, terutama jika menggunakan model in-ear yang menutup kanal telinga. Di sisi lain, earphone open-ear menawarkan pendekatan berbeda karena pengguna tetap dapat mendengar suara dari lingkungan sekitar.

Desain inilah yang coba ditawarkan CMF Clip Pro. Earphone terbaru dari CMF tersebut hadir dengan desain ear clip yang tidak hanya memiliki tampilan berbeda dari TWS pada umumnya, tetapi juga membawa sejumlah fitur yang cukup lengkap.

CMF Clip Pro dibekali driver dinamis 10,8 mm, dukungan codec LDAC, sertifikasi Hi-Res Audio, Anti-Leakage Algorithm, koneksi dua perangkat sekaligus, hingga Smart Dial yang menjadi salah satu ciri khas perangkat ini. Dari pengalaman penggunaan, kualitas suaranya juga cukup menarik, terutama ketika digunakan untuk mendengarkan musik POP, EDM, ROCK, hingga metal.

Lantas, seperti apa pengalaman menggunakan CMF Clip Pro sebagai earphone open-ear untuk aktivitas sehari-hari? Berikut ulasan lengkapnya dari kami.

Spesifikasi CMF Clip Pro

SpesifikasiCMF Clip Pro
JenisOpen-Ear / Ear Clip
Driver10,8 mm Dynamic Driver
DiafragmaTPU + LCP
Frequency Response20Hz–40.000Hz
CodecLDAC, AAC, SBC
SertifikasiHi-Res Audio, LDAC Hi-Res Wireless
BluetoothBluetooth 5.4, BLE
Baterai EarbudsHingga 10 jam
Total dengan CaseHingga 32,5 jam
Long Battery Life ModeHingga 36 jam
Fast Charging10 menit untuk hingga 4 jam
KoneksiDual-device
Low LatencyYa
KetahananIP54
ChargingUSB Type-C
WarnaLight Grey, Dark Grey, Coral

Desain dan Fitting

Hal pertama yang langsung menarik perhatian dari CMF Clip Pro adalah desainnya. Berbeda dari TWS konvensional yang biasanya menggunakan eartips dan ditempatkan di dalam kanal telinga, CMF Clip Pro mengusung konsep ear clip open-ear.

CMF menggunakan desain yang disebut OpenFit Arc. Konstruksi ini memanfaatkan tiga titik utama untuk menjaga posisi earbud, yaitu listening ball, comfort pod, dan C-bridge.

Listening ball berfungsi sebagai bagian utama yang menyalurkan suara, sementara comfort pod membantu menopang posisi earbud. Keduanya kemudian dihubungkan oleh C-bridge yang berada di sekitar bagian telinga.

C-bridge sendiri menggunakan kawat titanium berdiameter 0,5 mm. Material tersebut dirancang fleksibel sehingga dapat menyesuaikan bentuk telinga ketika digunakan dan kembali ke bentuk semula setelah dilepas.

CMF Clip Pro tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Light Grey, Dark Grey, dan Coral. Dan yang kami ulas kali ini adalah warna Light Grey.

Desain OpenFit Arc bukan hanya ditujukan untuk memberikan tampilan berbeda, tetapi juga menjadi bagian penting dari aspek kenyamanan. CMF merancang struktur ear clip dengan tiga titik kontak agar tekanan dapat tersebar pada beberapa bagian telinga. Desain seperti ini sangat cocok untuk penggunaan ketika berolahraga di luar ruangan seperti belari dan juga bersepeda, karena lebih aman dan nyaman di telinga dibandingkan desain TWS pada umumnya yang menggunakan eartips.

Smart Dial

Selain desain ear clip, ada satu bagian lain yang membuat CMF Clip Pro mudah dikenali, yaitu Smart Dial pada charging case. Smart Dial merupakan tombol fisik berbentuk dial yang dapat diputar menggunakan satu tangan. Melalui aplikasi Nothing X, pengguna dapat mengatur berbagai fungsi yang ingin dijalankan melalui dial tersebut.

Beberapa fungsi yang tersedia antara lain mengatur volume, play/pause, berpindah lagu, mengaktifkan voice assistant, menjawab panggilan, menolak panggilan, mengatur mikrofon, hingga mengaktifkan atau menonaktifkan Low Latency Mode.

Menurut kami, penggunaan kontrol fisik seperti ini cukup menarik. Ketika sedang berjalan atau melakukan aktivitas tertentu, pengguna tidak selalu perlu melihat layar smartphone hanya untuk melakukan pengaturan sederhana seperti menaikkan volume atau mengganti lagu.

Tombol Fisik

CMF tidak hanya memberikan kontrol fisik pada charging case. Masing-masing earbud juga memiliki tombol yang dapat digunakan untuk mengontrol berbagai fungsi.

Satu kali tekan dapat digunakan untuk memutar atau menjeda musik. Ketika digunakan untuk panggilan, tombol tersebut juga dapat digunakan untuk menjawab atau mengakhiri panggilan.

Dua kali tekan berfungsi untuk berpindah ke lagu berikutnya, sedangkan tiga kali tekan digunakan untuk kembali ke lagu sebelumnya.

Pengguna juga dapat menekan dan menahan tombol untuk mengatur volume. Earbud kiri digunakan untuk menurunkan volume, sedangkan earbud kanan untuk menaikkannya.

Bagi kami, pendekatan tombol fisik ini cukup praktis karena kontrol dapat dilakukan tanpa harus mengambil smartphone.

Kualitas Suara

Masuk ke bagian yang menjadi salah satu pertimbangan utama ketika membeli earphone, CMF Clip Pro menggunakan driver dinamis berukuran 10,8 mm dengan diafragma TPU+LCP.

Earphone ini juga mendukung codec LDAC, AAC, dan SBC, serta memiliki sertifikasi Hi-Res Audio dan LDAC Hi-Res Wireless. Rentang respons frekuensinya berada pada 20Hz hingga 40.000Hz.

Namun, spesifikasi teknis bukan satu-satunya penentu kualitas suara. Setelah digunakan untuk mendengarkan beberapa genre musik, karakter suara CMF Clip Pro menurut kami cukup menyenangkan untuk ukuran earphone open-ear.

Musik POP dan EDM Punya Bass yang Cukup Nendang

Ketika digunakan untuk mendengarkan musik POP dan EDM, CMF Clip Pro mampu menghasilkan karakter suara yang cukup asyik.

Bagian bass terasa cukup nendang, terutama ketika lagu memiliki hentakan drum atau beat elektronik yang cukup dominan. Yang menarik, bass tersebut menurut kami tidak sampai menutupi suara vokalis.

Vokal masih terdengar jelas di tengah hentakan bass sehingga musik tetap terasa seimbang. Karakter seperti ini membuat CMF Clip Pro cukup cocok untuk pengguna yang menyukai musik POP dan EDM dengan suara yang lebih bertenaga.

Jika merasa bass bawaan masih kurang, pengguna juga dapat mengaktifkan Bass Enhancement dan menaikkannya hingga Level 2. Pengaturan ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang memang lebih menyukai karakter bass yang terasa kuat.

Hal tersebut juga sejalan dengan teknologi Malleus Bass Boost Algorithm yang dibawa CMF Clip Pro untuk meningkatkan performa bass pada earphone open-ear.

ROCK dan Metal Tetap Mampu Menampilkan Detail Instrumen

Pengalaman yang cukup menarik justru kami dapatkan ketika CMF Clip Pro digunakan untuk mendengarkan musik ROCK dan metal.

Genre tersebut biasanya memiliki banyak instrumen yang dimainkan secara bersamaan, seperti gitar, bass, drum, dan vokal. Karena itu, separasi antar-instrumen menjadi salah satu aspek penting ketika menikmati musik jenis ini.

Dari pengalaman kami, suara mid dan vokal masih terdengar sangat jelas. Suara gitar serta gebukan drum juga masih dapat dinikmati dengan baik.

Yang cukup menarik, separasi antar-alat musik menurut kami masih terdengar cukup detail meskipun CMF Clip Pro menggunakan desain open-ear. Instrumen tidak terasa sepenuhnya bercampur menjadi satu suara sehingga karakter masing-masing alat musik masih dapat diikuti.

Tentu saja, bagian ini sangat subjektif karena preferensi suara setiap orang berbeda. Ada yang mungkin lebih menyukai karakter vokal yang dominan, sementara pengguna lainnya lebih senang dengan bass atau gitar yang lebih agresif.

Equalizer Bisa Disesuaikan Sesuai Selera

CMF juga memberikan ruang bagi pengguna untuk menyesuaikan karakter suara melalui equalizer. Jika merasa suara instrumen atau vokal masih kurang menonjol, pengguna dapat mencoba berbagai preset equalizer yang tersedia. Tidak hanya menggunakan preset, karakter suara juga dapat diubah sesuai dengan preferensi masing-masing.

Menurut kami, fitur ini cukup penting karena karakter suara bawaan sebuah earphone belum tentu cocok untuk semua orang. Dengan adanya pengaturan equalizer, pengguna dapat membuat karakter suara yang lebih sesuai dengan genre musik favoritnya. Pengguna yang menyukai bass lebih kuat dapat menyesuaikannya, sementara mereka yang lebih mengutamakan vokal dan instrumen juga dapat melakukan pengaturan sendiri.

Anti-Leakage Membantu Mengurangi Kebocoran Suara

Sebagai earphone open-ear, salah satu tantangan CMF Clip Pro adalah potensi suara yang terdengar oleh orang di sekitar. CMF mengatasinya melalui Anti-Leakage Algorithm. Teknologi tersebut secara khusus menargetkan frekuensi mid hingga high untuk mengurangi kebocoran suara yang terdengar oleh orang di sekitar, tanpa mengubah pengalaman mendengarkan secara mendasar.

Fitur ini memiliki tiga pilihan mode, yaitu Off, Calls Only, serta Audio + Calls. Pengaturannya dapat dilakukan melalui aplikasi Nothing X. Bagi pengguna yang sering menggunakan earphone di tempat umum, kantor, atau transportasi umum, fitur Anti-Leakage menjadi salah satu tambahan yang cukup menarik.

Kualitas Panggilan Didukung Empat Mikrofon

CMF Clip Pro juga dirancang untuk mendukung aktivitas komunikasi sehari-hari. Masing-masing earbud memiliki dua mikrofon. Sistem tersebut dipadukan dengan Voice Processing Unit (VPU) untuk membantu memisahkan suara pengguna dari suara lingkungan sekitar.

Konfigurasi tersebut dirancang untuk membantu menghasilkan suara panggilan yang lebih jelas ketika digunakan di lingkungan dengan tingkat kebisingan tertentu, termasuk ketika pengguna berada di area ramai atau menghadapi gangguan angin.

Dengan demikian, CMF Clip Pro tidak hanya berfungsi sebagai perangkat untuk mendengarkan musik, tetapi juga dapat digunakan untuk kebutuhan komunikasi.

Bisa Terhubung ke Dua Perangkat Sekaligus

CMF Clip Pro juga membawa fitur Dual-Device Connection yang memungkinkan earphone terhubung ke dua perangkat secara bersamaan. Misalnya, ketika kamu lagi kerja di cafe sambil mendengarkan lagu dari HP, lalu tiba-tiba kamu diharuskan meeting oleh atasan, kamu gk perlu repot disconnect dari HP lalu menyambungkan ulang koneksi CMF Clip Pro ini ke laptop kamu.

Low Latency untuk Video dan Gaming

CMF Clip Pro turut menyediakan Low Lag Mode yang dirancang untuk mengurangi jeda antara audio dan visual.

Fitur tersebut berguna ketika kamu sedang menonton video maupun bermain game. Dengan latensi yang lebih rendah, suara yang dihasilkan mejadi lebih sinkron dengan gambar yang ditampilkan pada layar, sehingga pemgalaman bermain game dan menonton menjadi lebih imersif.

Fitur ini juga dapat kamu aktifkan melalui pengaturan yang tersedia pada Smart Dial setelah dikustomisasi melalui aplikasi Nothing X.

Baterai CMF Clip Pro Tahan hingga 32,5 Jam

Untuk urusan daya tahan baterai, CMF Clip Pro mampu memberikan waktu penggunaan hingga 32,5 jam secara keseluruhan. Earbud dapat digunakan hingga 10 jam dalam satu kali pengisian daya, sedangkan charging case memberikan tambahan hingga 22,5 jam. CMF juga menyediakan Long Battery Life Mode yang meningkatkan total waktu penggunaan hingga 36 jam.

Selain kapasitas baterai, CMF Clip Pro juga dilengkapi fitur fast charging. Dengan mengisi daya selama 10 menit, pengguna bisa mendapatkan waktu pemutaran hingga 4 jam. Fitur ini cukup berguna bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan sering lupa mengisi daya perangkat.

IP54 Membuatnya Lebih Siap untuk Aktivitas Harian

Untuk penggunaan sehari-hari, CMF Clip Pro memiliki sertifikasi IP54 pada bagian earbud. Sertifikasi tersebut memberikan perlindungan terhadap debu serta cipratan air dari berbagai arah. Dengan demikian, earbud lebih siap digunakan untuk aktivitas seperti berlari, bersepeda, maupun aktivitas lain yang membuat pengguna berkeringat.

Kesimpulan

Setelah menggunakan dan mendengarkan berbagai genre musik, CMF Clip Pro menurut kami merupakan earphone open-ear yang cukup menarik, terutama bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan sekaligus tetap dapat mendengar kondisi lingkungan sekitar.

Untuk musik POP dan EDM, bass yang dihasilkan terasa cukup nendang tanpa membuat vokal tenggelam. Sementara untuk ROCK dan metal, suara mid dan vokal masih terdengar jelas, dengan separasi antar-instrumen yang menurut kami cukup detail untuk sebuah perangkat dengan desain open-ear.

Karakter suara juga masih dapat disesuaikan melalui Bass Enhancement dan equalizer. Jadi, kamu tidak harus menerima begitu saja karakter suara bawaan CMF Clip Pro dan bisa menyesuaikannya dengan selera masing-masing.

Di luar kualitas suara, CMF Clip Pro memiliki sejumlah fitur yang membuatnya semakin menarik sebagai perangkat audio untuk penggunaan sehari-hari. Mulai dari OpenFit Arc, Smart Dial, tombol fisik, Dual-Device Connection, Low Lag Mode, Anti-Leakage Algorithm, hingga baterai hingga 32,5 jam.

CMF Clip Pro ini dijual dengan harga Rp1.699.000. Jika kamu mencari earphone open-ear yang nyaman digunakan sehari-hari, serta memiliki fitur berlimpah dengan desain yang unik, CMF Clip Pro kami rasa layak masuk dalam daftar pertimbangan kamu.

Kelebihan dan Kekurangan CMF Clip Pro

Kelebihan

  • Menggunakan konstruksi OpenFit Arc yang nyaman untuk penggunaan dalam waktu lama
  • Driver dinamis berukuran 10,8 mm
  • Mendukung LDAC dan Hi-Res Audio
  • Memiliki tombol fisik pada masing-masing earbud dan Smart Dial di case-nya
  • Mendukung koneksi dua perangkat
  • Baterai hingga 32,5 jam
  • Fast charging 10 menit untuk hingga 4 jam penggunaan
  • Mendukung Low Lag Mode
  • Memiliki sertifikasi IP54

Kekurangan

  • Charging case cukup besar

Spesifikasi CMF Clip Pro

SpesifikasiCMF Clip Pro
JenisOpen-Ear / Ear Clip
Driver10,8 mm Dynamic Driver
Frequency Response20Hz–40.000Hz
CodecLDAC, AAC, SBC
SertifikasiHi-Res Audio, LDAC Hi-Res Wireless
BluetoothBluetooth 5.4, BLE
Baterai EarbudsHingga 10 jam
Total dengan CaseHingga 32,5 jam
Long Battery Life ModeHingga 36 jam
Fast Charging10 menit untuk hingga 4 jam
KoneksiDual-device
Low LatencyYa
KetahananIP54
ChargingUSB Type-C
WarnaLight Grey, Dark Grey, Coral