Juara Dunia PUBG MOBILE Alpha7 Esports Kunjungi Indonesia, Pantau Turnamen PMIO 2026

OverclockingID PUBG MOBILE Indonesia kedatangan tamu spesial dari kancah esports dunia. Juara dunia PUBG MOBILE sekaligus juara bertahan 2025 PUBG MOBILE Global Championship (PMGC), Alpha7 Esports, resmi tiba di Indonesia dalam rangka agenda Champions Tour.

Tim asal Brasil yang diperkuat para talenta muda berbakat tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan kunjungan mereka. Kehadiran Alpha7 pun langsung mendapat sambutan hangat dari komunitas PUBG MOBILE Tanah Air.

Disambut Meriah di Bandara Soekarno-Hatta

Alpha7 Esports mendarat pada Kamis (16/4/2026) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kedatangan mereka disambut meriah oleh maskot PUBG MOBILE, Chicko, serta legenda PUBG MOBILE Indonesia, Microboy.

Microboy juga turut menjadi pemandu sekaligus menemani aktivitas Alpha7 selama berada di Indonesia.

Alpha7 Pantau Langsung Turnamen PMIO 2026

Selama kunjungan di Indonesia, Alpha7 menjalani berbagai agenda menarik. Mulai dari menikmati kuliner khas lokal hingga berkunjung ke gaming house Bigetron by Vitality.

Salah satu agenda yang paling mencuri perhatian adalah saat Alpha7 hadir langsung memantau turnamen 2026 PMIO: City Qualifier Round 1.

Dalam kesempatan tersebut, tim juara dunia ini melihat secara langsung perkembangan scene kompetitif PUBG MOBILE Indonesia, baik dari level profesional seperti peserta PMPL, maupun tim grassroots yang mengikuti jalur terbuka PMIO.

Turnamen PMIO sendiri menjadi bagian dari komitmen PUBG MOBILE melalui kampanye “Esports for Every #1”, yaitu konsep kompetisi terbuka tanpa biaya pendaftaran bagi seluruh pemain, mulai dari amatir hingga profesional.

Sempat Bertanding Lawan Pro Player Indonesia

Tak hanya menjadi penonton, Alpha7 juga ikut meramaikan acara dengan menyapa para peserta dan komunitas yang hadir.

Bahkan, mereka sempat turun langsung bertanding melawan sejumlah nama besar di skena PUBG MOBILE Indonesia, seperti Rosemary, Vexxy, dan Microboy.

Momen ini tentu menjadi pengalaman berharga bagi komunitas lokal yang bisa berhadapan langsung dengan tim terbaik dunia.

Alpha7 Sebut Indonesia Punya Level Kompetitif Tinggi

Perwakilan Alpha7, Revo, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki tempat tersendiri bagi timnya. Menurutnya, para pemain di Indonesia menunjukkan dedikasi tinggi dalam berlatih dan berkompetisi.

“Saya melihat pemain di sini bermain dengan sangat serius. Mereka ingin menang dan terus berlatih. Itu sebabnya kami sering datang ke sini, karena kami bisa berkembang,” ujar Revo.

Ia juga menilai suasana di Indonesia tidak jauh berbeda dengan Brasil, terutama dari sisi keramahan masyarakatnya. Namun, ada nilai spesial yang membuat pengalaman di Indonesia terasa berbeda.

Sementara itu, pemain Alpha7 lainnya, Carrilho, menilai level persaingan di Indonesia sangat tinggi. Ia menyebut para pemain memperlakukan sesi scrim seperti pertandingan resmi.

“Di sini, scrim dianggap seperti turnamen. Mereka bermain dengan serius. Dan Brasil tidak selalu seperti itu, sehingga menurut saya level di sini lebih tinggi,” kata Carrilho.

Meski begitu, ia juga menyoroti perbedaan cuaca Indonesia yang menurutnya cukup panas dibandingkan Brasil.

“Cuacanya di sini sangat panas,” ujarnya sambil tertawa.

Kunjungan Ketiga Alpha7 ke Indonesia

Menariknya, kunjungan kali ini menjadi yang ketiga bagi Alpha7 Esports ke Indonesia. Sebelumnya, mereka pernah datang untuk menjalani sesi bootcamp.

Dua kunjungan sebelumnya bahkan berakhir manis, karena setelah itu Alpha7 berhasil meraih gelar juara di ajang PMWC dan PMGC.

Pesan Alpha7 untuk Komunitas PUBG MOBILE Indonesia

Menutup kunjungan mereka, para pemain Alpha7 memberikan pesan motivasi kepada komunitas PUBG MOBILE Indonesia agar terus berkembang dan mengejar mimpi.

“Teruslah mencoba dan berlatih. Saya senang melihat pemain Indonesia dan Asia berkembang. Semoga kita bisa bertemu di panggung global,” ujar Revo.

Carrilho juga menambahkan bahwa konsistensi menjadi kunci utama.

“Terus berlatih dan bermimpi. Akan ada waktunya bagi semua orang.”