OverclockingID – ZTE Corporation dan nubia Indonesia berbagi wawasan tentang peluang besar yang dapat diciptakan oleh kecerdasan buatan (AI) dalam industri telekomunikasi dan gaya hidup mobile.
AI kini menjadi pusat inovasi di sektor ini, memungkinkan peningkatan efisiensi, pembukaan aliran pendapatan baru, dan pengalaman pengguna yang lebih praktis.
Peran AI dalam Transformasi Telekomunikasi
Iman Hirawadi, Telecom Solution Architect & Business Consultant ZTE Indonesia, menyoroti kebangkitan AI di industri telekomunikasi.
Menurut Iman, operator yang mengadopsi AI akan mendapatkan keunggulan kompetitif dengan efisiensi operasional lebih baik, peningkatan kualitas layanan, serta model bisnis baru di luar sekadar konektivitas tradisional.

“AI memiliki dampak signifikan dalam mendorong efisiensi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan menciptakan model bisnis baru. ZTE secara aktif mengintegrasikan AI dalam berbagai lini produk dan layanan, dengan fokus pada ‘konektivitas + komputasi + kapabilitas + kecerdasan’ untuk menghadirkan inovasi yang lebih cerdas,” ungkap Iman.
AI telah merevolusi industri telekomunikasi dalam berbagai aspek, seperti optimalisasi jaringan, otomatisasi layanan pelanggan, dan perencanaan jaringan.
Ke depannya, AI akan semakin berperan dalam pengelolaan data skala besar, pengoptimalan performa jaringan secara real-time, serta peningkatan pengalaman pengguna yang lebih personal.
Strategi AI ZTE dan nubia untuk Masa Depan
ZTE menerapkan pendekatan AI yang komprehensif untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi operasional.

Maya Arneldy, PR Manager nubia Indonesia, menjelaskan bahwa AI dalam produk nubia berfokus pada tiga aspek utama: gaming, fotografi, dan interaksi. “AI di nubia bukan sekadar fitur tambahan, tetapi bagian dari keseharian yang membuat gaming lebih lancar, hasil foto lebih optimal, dan komunikasi lebih praktis,” kata Maya.

Selain itu, ZTE berkomitmen mengembangkan ekosistem AI yang mencakup interaksi multi-modal, menghubungkan perangkat, kendaraan, hingga smart home demi efisiensi dan kenyamanan pengguna.
Di ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona, nubia menegaskan langkah strategisnya dalam era AI dengan mengintegrasikan Gemini, model AI terbaru dari Google.
Dengan infrastruktur Google Cloud yang skalabel dan aman, produk-produk terbaru nubia akan menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih personal, imersif, dan responsif.

Bernardus Agung, Marketing Manager nubia Indonesia, menambahkan bahwa nubia V70 Max menjadi contoh smartphone yang mengusung AI untuk menunjang keseharian pengguna.

Dengan slogan “Lebih Kuat, Lebih Awet,” smartphone ini menawarkan baterai 6000mAh, layar 6,9 inci, serta sertifikasi daya tahan dari TÜV SÜD dan IP54 untuk perlindungan terhadap debu dan cipratan air.
Kampanye Ramadan nubia: “Vroom Terus Kebaikanmu”
Dalam rangka Ramadan, nubia Indonesia menghadirkan kampanye “Vroom Terus Kebaikanmu” yang mengajak masyarakat untuk berbagi dan menyebarkan kebaikan.
Salah satu program utamanya, “Vroom Sampai Kampung,” memberikan tiket mudik gratis bagi 20 pemenang yang membeli smartphone nubia dalam periode 1–15 Maret 2025.

Selain itu, melalui program “Vroom Serunya Mudik,” nubia mengajak pengguna berbagi pengalaman mudik secara kreatif. Nubia juga menawarkan promo Ramadan berupa diskon hingga Rp400.000, cicilan 0% selama 3 bulan, serta gratis ongkir untuk pembelian smartphone tertentu.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, nubia turut mendukung Ramadan Jazz Festival 2025 yang akan digelar pada 14-15 Maret 2025 di Masjid Cut Meutia, Jakarta. Sebagian hasil penjualan tiket festival ini akan didonasikan untuk renovasi masjid, mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap komunitas.
Dengan inovasi berbasis AI dan kampanye sosial yang berdampak positif, ZTE dan nubia terus memperkuat perannya dalam mendukung industri telekomunikasi serta gaya hidup digital di Indonesia.






































