OverclokcingID – Pada ajang Computex 2026, Innodisk kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi kecerdasan buatan (AI) untuk sektor industri melalui kolaborasi strategis bersama Qualcomm Technologies, Inc. Sebagai salah satu penyedia solusi AI global terkemuka, Innodisk memamerkan portofolio lengkap platform “AI on Dragonwing” yang kini telah diperluas untuk mendukung empat generasi prosesor Qualcomm Dragonwing™.
Pengembangan ini merupakan kelanjutan dari seri komputasi AI on Dragonwing yang pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 2026. Kini, jajaran platform tersebut mampu menghadirkan performa AI yang sangat fleksibel, mulai dari 20 TOPS hingga 700 TOPS, sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan komputasi AI di sisi edge (edge computing).
Menjawab Kebutuhan AI Industri yang Semakin Kompleks
Penerapan AI di sektor industri terus berkembang pesat, mulai dari otomatisasi pabrik, kota pintar (smart city), hingga sistem inspeksi kualitas berbasis visi komputer. Seiring meningkatnya kebutuhan tersebut, perusahaan membutuhkan platform yang mampu memberikan performa inferensi AI tinggi dengan konsumsi daya yang tetap efisien.
Kebutuhan ini menjadi semakin penting pada perangkat seperti Autonomous Mobile Robots (AMR) dan Automated Guided Vehicles (AGV) yang mengandalkan sumber daya baterai. Efisiensi daya tidak hanya membantu memperpanjang waktu operasional perangkat, tetapi juga mengurangi kebutuhan pendinginan dan biaya operasional secara keseluruhan.
Melalui keluarga prosesor Qualcomm Dragonwing, Qualcomm menghadirkan kombinasi performa tinggi, efisiensi daya, dan kemampuan komputasi multimodal yang dirancang khusus untuk pasar industri. Portofolio ini mencakup seri Dragonwing IQ8, IQ9, IQ10, hingga IQ-X, dengan dukungan siklus hidup produk yang dijanjikan hingga tahun 2036 atau lebih.

Melengkapi kemampuan tersebut, Innodisk menyediakan berbagai solusi perangkat keras mulai dari modul, starter kit, hingga sistem siap pakai yang tergabung dalam ekosistem AI on Dragonwing. Selain itu, tersedia pula software toolkit IQ Studio yang membantu proses pengembangan mulai dari evaluasi, benchmarking, optimasi model AI, hingga deployment ke lingkungan produksi.
Menurut Shyam Krishnamurthy, Senior Vice President Product Management Qualcomm Technologies, prosesor Dragonwing dirancang untuk menghadirkan rasio performa-per-watt terbaik di kelasnya serta dukungan pasokan jangka panjang yang menjadi fondasi penting dalam implementasi physical AI secara masif. Ia juga menilai keahlian Innodisk dalam integrasi edge AI industri menjadikannya mitra strategis dalam memperluas ekosistem AI on Dragonwing.
Portofolio Dragonwing Lengkap untuk Berbagai Kebutuhan Edge AI
Di Computex 2026, Innodisk menghadirkan empat platform utama berbasis Qualcomm Dragonwing yang menyasar berbagai skenario penggunaan industri.
Dragonwing IQ8: Solusi Ringkas untuk Vision AI dan Sensor Fusion
Untuk kebutuhan AI tingkat awal hingga menengah, Innodisk menghadirkan modul EXMP-Q801 berbasis COM-HPC Mini yang ditenagai prosesor Dragonwing IQ8 Series.
Platform ini mampu menghasilkan performa hingga 40 TOPS (Dense) dan mendukung operasi pada rentang suhu industri yang luas. Kemampuan tersebut membuatnya ideal digunakan untuk aplikasi computer vision, sensor fusion, dan sistem inferensi AI di lingkungan industri yang menuntut keandalan tinggi.
Dragonwing IQ9: Hingga 100 TOPS untuk Inspeksi Industri dan Analitik Video
Naik ke kelas berikutnya, Dragonwing IQ9 Series menawarkan performa hingga 100 TOPS (Dense) berkat penggunaan dual NPU.
Seri ini menjadi otak dari beberapa produk Innodisk, termasuk modul EXMP-Q911, starter kit EXEC-Q911, serta sistem edge AI fanless APEX-A100.
Kombinasi performa tinggi dan efisiensi daya membuat platform ini cocok untuk berbagai aplikasi industri seperti inspeksi kualitas berbasis AI, Driver Monitoring System (DMS), serta analitik video multi-stream secara real-time.

Dragonwing IQ10: Performa Hingga 350 TOPS untuk Robotika dan AI Generatif
Untuk kebutuhan komputasi AI yang lebih kompleks, Innodisk memperkenalkan EXMR-QA01 yang ditenagai Dragonwing IQ10 Series.
Platform ini mampu mencapai performa hingga 350 TOPS (Dense) dan dibekali prosesor Oryon™ 18-core. Selain itu, sistem ini mendukung hingga 20 kamera MIPI beresolusi 16 MP serta memiliki modul Safety Island (SAIL) terintegrasi.
Spesifikasi tersebut menjadikannya cocok untuk berbagai implementasi canggih seperti navigasi AMR berskala besar, robot humanoid, hingga beban kerja berbasis Vision Language Model (VLM) dan Vision Language Action (VLA) yang dijalankan langsung di sisi edge.
Dragonwing IQ-X: Dukungan Native Windows untuk Implementasi yang Lebih Mudah
Salah satu sorotan utama adalah Dragonwing IQ-X Series yang menawarkan kompatibilitas native dengan sistem operasi Windows.
Prosesor ini digunakan pada sistem edge AI EXDU-QX11 yang mampu menghasilkan performa hingga 45 TOPS. Selain mendukung Windows 11 IoT Enterprise LTSC, platform ini juga kompatibel dengan Ubuntu 26 LTS sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi pengembang dan integrator sistem.
Dukungan antarmuka seperti Ethernet, MIPI CSI, dan CAN membuat solusi ini sangat cocok digunakan pada PLC, HMI, maupun edge controller di lingkungan industri modern.

Demo Langsung Tunjukkan Kemampuan AI dengan Konsumsi Daya Rendah
Untuk membuktikan kesiapan implementasi di dunia nyata, Innodisk menghadirkan dua demonstrasi langsung selama Computex 2026.
Demo pertama menggunakan modul EXMP-Q911 berbasis Dragonwing IQ9 yang menjalankan tiga beban kerja AI secara bersamaan, yakni inspeksi cacat berbasis CNN, Driver Monitoring System (DMS), dan deteksi alat pelindung diri (PPE) berbasis Vision Language Model (VLM).
Menariknya, seluruh proses tersebut berjalan dengan total konsumsi daya hanya 30 watt. Sistem mampu menghasilkan rata-rata latensi inferensi sangat rendah, yakni 4,4 milidetik, sekaligus menawarkan performa hingga 2,6 kali lebih cepat dibandingkan arsitektur konvensional dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Sementara itu, demonstrasi kedua menampilkan sistem navigasi robot otonom berbasis visi komputer menggunakan platform fanless EXFC-Q911. Sistem ini dirancang untuk kebutuhan AMR dan AGV dengan dukungan delapan kanal kamera GMSL2 berkecepatan tinggi serta sensor kedalaman 3D.
Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat memperoleh kesadaran spasial 360 derajat dan melakukan penghindaran rintangan secara real-time dengan respons dalam hitungan milidetik. Seluruh kemampuan tersebut dapat dicapai dengan konsumsi daya hanya 32 watt.

Mendorong Masa Depan Edge AI Industri
Melalui perluasan ekosistem AI on Dragonwing, Innodisk menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan solusi edge AI yang scalable, hemat daya, dan siap digunakan di berbagai sektor industri.
Dukungan terhadap empat generasi prosesor Qualcomm Dragonwing memungkinkan perusahaan memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan komputasi mereka, mulai dari aplikasi vision AI sederhana hingga robotika canggih dan AI generatif di sisi edge. Kehadiran solusi ini menjadi langkah penting dalam mempercepat adopsi AI industri yang lebih efisien, fleksibel, dan berkelanjutan di masa depan.






































