OverclockingID – Indosat Ooredoo Hutchison menggelar Indonesia AI Day for Supply Chain, sebuah forum strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor transportasi, distribusi, dan logistik. Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab tantangan rantai pasok yang semakin kompleks di era digital melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).
Forum ini menjadi bagian dari upaya Indosat dalam mendorong transformasi digital industri supply chain nasional, terutama di tengah pertumbuhan volume perdagangan, tuntutan pengiriman yang lebih cepat, serta tekanan efisiensi biaya yang semakin tinggi.
Industri Supply Chain Hadapi Tantangan Kompleks di Era Digital
Industri supply chain saat ini berada pada titik krusial seiring meningkatnya skala operasional dan kompleksitas bisnis. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, hingga tahun 2024 terdapat sekitar 16.080 perusahaan pergudangan dan ekspedisi kurir yang beroperasi di Indonesia. Pertumbuhan industri ini menuntut sistem operasional yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berbasis data.
Di tingkat global, adopsi digital dan AI di sektor supply chain terbukti memberikan dampak signifikan. Teknologi ini mampu meningkatkan pendapatan perusahaan sebesar 15–30% melalui peningkatan engagement pelanggan dan strategi harga yang lebih tepat. Selain itu, penerapan AI juga berpotensi meningkatkan efisiensi operasional hingga 30–40%, menurunkan risiko pencurian dan fraud sampai 50%, serta mempercepat respons layanan pelanggan sebesar 40–50%.
Dalam operasional armada, penggunaan teknologi predictive maintenance berbasis AI dapat menekan unplanned downtime hingga 50% sekaligus memperpanjang usia kendaraan. Sementara itu, otomatisasi gudang berbasis IoT dan AI mampu mempercepat proses fulfillment, menekan biaya operasional, serta meminimalkan keterlambatan pengiriman. Hal ini menegaskan bahwa AI kini menjadi faktor strategis dalam meningkatkan daya saing industri.
Indosat Dorong Pemanfaatan AI untuk Operasional Logistik
Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa industri supply chain tidak lagi dapat mengandalkan proses manual di tengah kompleksitas operasional saat ini.
Menurutnya, pelaku industri membutuhkan akses informasi yang cepat dan mudah dipahami, serta kemampuan memantau pergerakan barang dan armada secara real-time agar operasional berjalan lebih efektif dan keputusan dapat diambil secara tepat waktu.
Ia menjelaskan bahwa Indosat mendorong pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk menciptakan sistem operasional yang saling terhubung dan membantu pelaku industri mengelola proses bisnis secara lebih terukur.
Hadirkan 27 Solusi AI untuk Supply Chain
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Indosat menghadirkan 27 solusi supply chain berbasis AI yang terbagi ke dalam enam area utama, yaitu:
- Always-On Supply Chain Operations
- Real-Time Operational Command
- Unified Digital Experience
- Sustainable Revenue Expansion
- Secure & Trusted Critical Infrastructure
- Predictive & Intelligent Decision Making
Solusi tersebut mencakup berbagai use case, mulai dari konektivitas jaringan privat, telemetri IoT, manajemen armada, video analytics berbasis AI, hingga AI chatbot, platform omnichannel, layanan keamanan siber, advanced analytics, serta dashboard decision intelligence untuk kebutuhan eksekutif.
Optimalisasi Transportasi, Distribusi, dan Fasilitas Operasional
Di sektor transportasi, Indosat menghadirkan solusi seperti Fleet Management, Fleet Vision, Vision AI, dan IoT Telemetry yang memungkinkan pemantauan kendaraan, pemanfaatan aset, kinerja, serta aspek keselamatan secara real-time.
Sementara itu, untuk sektor distribusi dan logistik, teknologi Cold Chain Monitoring dan Asset Tracking membantu menjaga kualitas produk melalui visibilitas lokasi dan kondisi barang secara langsung.
Pada level fasilitas, solusi seperti Smart Facility, Energy Management, Connected Automated Guided Vehicle (AGV), dan Unified Command Center mendukung optimalisasi operasional, peningkatan efisiensi energi, percepatan alur kerja, serta keandalan operasional end-to-end. Seluruh kapabilitas ini diperkuat dengan platform pengalaman pelanggan berbasis AI, layanan keamanan siber, serta advanced analytics untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas.
Perkuat Ekosistem Logistik Nasional di Era Ekonomi Digital
Melalui Indonesia AI Day for Supply Chain dan portofolio solusi AI serta IoT yang komprehensif, Indosat menegaskan komitmennya untuk memberdayakan pelaku industri Indonesia agar mampu bertransformasi secara berkelanjutan.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya dan operasional, tetapi juga memperkuat fondasi ekosistem logistik nasional agar lebih tangguh, terhubung, dan kompetitif di tingkat regional maupun global. Sejalan dengan visi besar perusahaan untuk memberdayakan Indonesia, langkah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan industri nasional menghadapi masa depan di era ekonomi digital.






































