OverclockingID – Perjalanan mudik sering kali identik dengan berbagai tantangan, salah satunya adalah koneksi internet yang tidak stabil di sepanjang perjalanan. Tidak jarang para pemudik harus menghadapi sinyal yang hilang di tengah jalan, terutama ketika melintasi jalur-jalur padat dengan mobilitas tinggi. Namun pengalaman berbeda justru dibuktikan oleh duo Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan bersama Indosat Ooredoo Hutchison melalui program #DVET bertajuk “Perjalanan Menuju Lebih Baik”.
Dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, keduanya berhasil mencatatkan prestasi dengan meraih Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori livestream TikTok nonstop terlama di jalur mudik. Selama perjalanan tersebut, Dave dan Iwet berhasil melakukan siaran langsung tanpa putus selama 11 jam, membuktikan bahwa konektivitas internet tetap dapat terjaga stabil bahkan dalam perjalanan panjang dengan mobilitas tinggi.
Mudik Virtual Bersama Followers
Sepanjang perjalanan menuju Yogyakarta, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mengajak para pengikut mereka untuk merasakan pengalaman “mudik bareng” secara virtual melalui siaran langsung di TikTok. Livestream tersebut menampilkan berbagai aktivitas selama perjalanan, mulai dari obrolan santai di dalam mobil hingga cerita pengalaman mudik yang relatable bagi banyak orang.
Tidak hanya itu, siaran langsung tersebut juga menghadirkan sejumlah bintang tamu yang ikut meramaikan diskusi selama perjalanan. Beberapa di antaranya adalah dr. Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, Dr. Gian Pratama, serta Ust. Alfie. Kehadiran para narasumber tersebut memberikan perspektif menarik dan refleksi ringan mengenai Ramadan serta bagaimana setiap individu memiliki perjalanan masing-masing untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Teknologi dan Konektivitas Jadi Bagian Penting Mudik
Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mengungkapkan bahwa pengalaman livestream sepanjang perjalanan ini menjadi bukti bahwa teknologi kini memainkan peran penting dalam pengalaman mudik modern.
“Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual. Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja, semuanya terasa sangat lancar. Rasanya seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” ungkap Dave dan Iwet.
Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana konektivitas digital kini tidak hanya sekadar sarana komunikasi, tetapi juga menjadi media untuk berbagi cerita dan pengalaman secara real-time selama perjalanan.
Dukungan Jaringan Indosat di Jalur Mudik
Keberhasilan livestream selama 11 jam tanpa gangguan tersebut tidak lepas dari kesiapan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang telah dioptimalkan untuk menghadapi lonjakan trafik selama periode mudik.
Melalui program Ekspedisi Jaringan Andal, perjalanan Dave dan Iwet sekaligus menjadi bentuk uji ekstrem terhadap kualitas jaringan di jalur mudik terpadat. Hal ini menjadi penting mengingat pada periode mudik, mobilitas masyarakat meningkat signifikan dan pelanggan membutuhkan koneksi yang stabil untuk berbagai kebutuhan seperti navigasi, komunikasi dengan keluarga, transaksi digital, hingga hiburan selama perjalanan.
Untuk memastikan kualitas layanan tetap optimal, Indosat telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta lebih dari 790 Point of Interest (POI). Lokasi-lokasi tersebut mencakup berbagai titik strategis seperti gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, hingga destinasi wisata yang biasanya mengalami lonjakan trafik selama musim mudik.
Selain itu, seluruh jaringan juga dipantau selama 24 jam penuh setiap hari guna memastikan kualitas layanan tetap stabil sepanjang periode Ramadan dan Idulfitri.
Kecepatan Internet Stabil Selama Perjalanan
Dalam pengukuran internal selama ekspedisi berlangsung, rata-rata kecepatan internet yang diterima selama livestream tercatat mencapai 90 Mbps. Angka tersebut menunjukkan performa jaringan yang cukup tinggi untuk mendukung siaran langsung berkualitas tinggi selama perjalanan jauh.
Bahkan pada titik dengan kualitas jaringan terendah sekalipun, koneksi internet masih mampu menjaga stabilitas siaran langsung dengan kecepatan sekitar 15 Mbps. Hal ini memungkinkan livestream tetap berjalan tanpa terputus, meskipun kendaraan terus bergerak melintasi berbagai wilayah dengan kondisi jaringan yang berbeda.
Komitmen Indosat Hadirkan Konektivitas Andal

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menjelaskan bahwa periode mudik merupakan salah satu momen penting di mana kualitas jaringan benar-benar diuji. “Perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji. Jutaan orang bergerak di waktu yang sama, dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, berbagi momen, melakukan navigasi, serta berbagi pengalaman perjalanan tanpa gangguan. Karena itu kami memastikan jaringan Indosat tetap andal di sepanjang jalur mudik. Bagi kami, menghadirkan konektivitas yang lebih baik adalah sebuah perjalanan, bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan di setiap kilometer perjalanan mereka,” ujar Vikram Sinha.
Kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri menjadi bagian dari empat wujud nyata komitmen #LebihBaikIndosat. Komitmen tersebut mencakup menghadirkan jaringan yang semakin andal, teknologi yang semakin relevan, perlindungan digital yang lebih kuat, serta kepedulian sosial yang semakin terasa bagi masyarakat.
Melalui Ekspedisi Jaringan Andal, komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk yang paling sederhana namun berdampak langsung bagi pelanggan, yaitu koneksi internet yang tetap stabil di sepanjang perjalanan menuju kampung halaman.







































