today offer amazon coupons

2017 shopclues coupons

shoes, kurti, kurtis, sarees offer - myntra coupons

globalnin.com

Friday , July 28 2017
Home / Info Event / Gaming Info / Fortius Gaming Sukses Menjadi Juara Baru di LGS Spring 2017

Fortius Gaming Sukses Menjadi Juara Baru di LGS Spring 2017

JAKARTA, INDONESIA – 1 April 2017 – Fortius Gaming berhasil menjadi juara pertama turnamen League of Legends Garuda Series (LGS) Spring 2017ーsetelah menumbangkan rival mereka, The Headhunters pada pertandingan final yang berlangsung di Gedung Indosat Ooredoo, Jakarta, tanggal 1 April. Ribuan Summoners (sebutan untuk pemain League of Legends di Indonesia) yang hadir di LGS Spring 2017 The Finals menjadi saksi bagi lahirnya juara baru, Fortius Gaming, di Indonesia.

Kesempatan untuk kembali menduduki tahta sebagai tim League of Legends terbaik di Indonesia sukses didapatkan Fortius Gaming. Setelah melalui 8 minggu pertandingan regular season dan babak final yang berat, akhirnya tim yang menduduki peringkat 3 di LGS Summper 2016 lalu ini berhasil mengantongi hadiah uang tunai sebesar 100 juta rupiah dari total hadiah 250 juta rupiah. Selain itu, mereka juga akan melanjutkan perjuangan mereka dengan menjadi wakil Indonesia dalam ajang Garena Premier League 2017 yang akan berlangsung di Filipina pada pertengahan April mendatang.

Tidak mudah untuk mencapai hingga ke partai final LGS Spring 2017, Fortius Gaming harus melalui beratnya pertandingan melawan sederet tim terbaik di Tanah Air. Dan demi berada di puncak klasemen sebagai satu-satunya modal untuk berlaga di babak final, ada pengorbanan besar dan kerja keras yang harus dibayar oleh Fortius. Tim yang berisikan Rofens (Kapten Tim, Support), Chupper (ADC), Meocon (Jungler), Beyond (Mid), dan Square (Top) ini melakukan latihan kerasーmereka membangun strategi baru, dan mempelajari kesalahan di masa lampau.

“Kami menjalani banyak latihan agar bisa sampai ke sini. Latihan-latihan itu bisa berupa peningkatan kemampuan bermain selama 12 jam per harinya secara individu maupun secara tim. Selain itu, untuk menciptakan komunikasi yang baik di dalam game, kami harus saling menahan ego dan saling mengalah. ” Ujar Kayle “Rofens” William, kapten dari Fortius Gaming.

Di luar dari pertandingan antara Fortius Gaming dan Headhunters di babak final, LGS Spring 2017 The Finals turut dimeriahkan oleh satu lagi pertandingan yang juga tak kalah sengit, antara Phoenix eSports dan TEAMnxl>. Match ini dimenangkan oleh Phoenix eSports yang sekaligus menjadi prestasi terbaik selama sejarah mereka mengikuti LGS dimana di musim-musim sebelumnya mereka hanya bisa sampai ke peringkat 4 besar.

The Finals tahun ini juga kembali diramaikan dengan Cosplay Competition, sebuah kompetisi yang digelar sebagai ajang pertunjukkan kreativitas para pemain. Dengan mengikuti kompetisi ini, para summoners bisa memamerkan kostum champion League of Legends yang mereka ciptakan sekaligus memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah.

Selain mengikuti serunya pertandingan final dan menikmati kompetisi cosplay, summoners yang hadir di acara LGS Spring 2017 The Finals juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti gaming gears dan merchandise eksklusif League of Legends. Dan tak ketinggalan, terdapat pula booth-booth dari para pendukung acara seperti Cipika Play, Logitech G, dan TTEsports yang memberikan penawaran spesial kepada pengunjung acara.

“LGS musim ini merupakan salah satu pendekatan kami untuk membawa esports ke tahap yang lebih profesional, dengan adanya tunjangan serta jadwal kompetisi yang lebih padat untuk memberikan hiburan yang rutin kepada para penikmat League of Legends di Indonesia. Ke depan, kami akan terus mencoba menyajikan paket komplit kompetisi esports yang dapat diikuti dan dinikmati oleh para penikmat esports, baik yang casual maupun garis keras.” Ujar Tribekti Nasima selaku Project Manager dari Esports League of Legends Indonesia.

LGS Spring 20117 The Finals didukung oleh Cipika Play, Logitech G dan Ttesports.

JAKARTA, INDONESIA – 1 April 2017 – Fortius Gaming berhasil menjadi juara pertama turnamen League of Legends Garuda Series (LGS) Spring 2017ーsetelah menumbangkan rival mereka, The Headhunters pada pertandingan final yang berlangsung di Gedung Indosat Ooredoo, Jakarta, tanggal 1 April. Ribuan Summoners (sebutan untuk pemain League of Legends di Indonesia) yang hadir di LGS Spring 2017 The Finals menjadi saksi bagi lahirnya juara baru, Fortius Gaming, di Indonesia.

 

Kesempatan untuk kembali menduduki tahta sebagai tim League of Legends terbaik di Indonesia sukses didapatkan Fortius Gaming. Setelah melalui 8 minggu pertandingan regular season dan babak final yang berat, akhirnya tim yang menduduki peringkat 3 di LGS Summper 2016 lalu ini berhasil mengantongi hadiah uang tunai sebesar 100 juta rupiah dari total hadiah 250 juta rupiah. Selain itu, mereka juga akan melanjutkan perjuangan mereka dengan menjadi wakil Indonesia dalam ajang Garena Premier League 2017 yang akan berlangsung di Filipina pada pertengahan April mendatang.

Tidak mudah untuk mencapai hingga ke partai final LGS Spring 2017, Fortius Gaming harus melalui beratnya pertandingan melawan sederet tim terbaik di Tanah Air. Dan demi berada di puncak klasemen sebagai satu-satunya modal untuk berlaga di babak final, ada pengorbanan besar dan kerja keras yang harus dibayar oleh Fortius. Tim yang berisikan Rofens (Kapten Tim, Support), Chupper (ADC), Meocon (Jungler), Beyond (Mid), dan Square (Top) ini melakukan latihan kerasーmereka membangun strategi baru, dan mempelajari kesalahan di masa lampau.

“Kami menjalani banyak latihan agar bisa sampai ke sini. Latihan-latihan itu bisa berupa peningkatan kemampuan bermain selama 12 jam per harinya secara individu maupun secara tim. Selain itu, untuk menciptakan komunikasi yang baik di dalam game, kami harus saling menahan ego dan saling mengalah. ” Ujar Kayle “Rofens” William, kapten dari Fortius Gaming.

Di luar dari pertandingan antara Fortius Gaming dan Headhunters di babak final, LGS Spring 2017 The Finals turut dimeriahkan oleh satu lagi pertandingan yang juga tak kalah sengit, antara Phoenix eSports dan TEAMnxl>. Match ini dimenangkan oleh Phoenix eSports yang sekaligus menjadi prestasi terbaik selama sejarah mereka mengikuti LGS dimana di musim-musim sebelumnya mereka hanya bisa sampai ke peringkat 4 besar.

The Finals tahun ini juga kembali diramaikan dengan Cosplay Competition, sebuah kompetisi yang digelar sebagai ajang pertunjukkan kreativitas para pemain. Dengan mengikuti kompetisi ini, para summoners bisa memamerkan kostum champion League of Legends yang mereka ciptakan sekaligus memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah.

Selain mengikuti serunya pertandingan final dan menikmati kompetisi cosplay, summoners yang hadir di acara LGS Spring 2017 The Finals juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti gaming gears dan merchandise eksklusif League of Legends. Dan tak ketinggalan, terdapat pula booth-booth dari para pendukung acara seperti Cipika Play, Logitech G, dan TTEsports yang memberikan penawaran spesial kepada pengunjung acara.

“LGS musim ini merupakan salah satu pendekatan kami untuk membawa esports ke tahap yang lebih profesional, dengan adanya tunjangan serta jadwal kompetisi yang lebih padat untuk memberikan hiburan yang rutin kepada para penikmat League of Legends di Indonesia. Ke depan, kami akan terus mencoba menyajikan paket komplit kompetisi esports yang dapat diikuti dan dinikmati oleh para penikmat esports, baik yang casual maupun garis keras.” Ujar Tribekti Nasima selaku Project Manager dari Esports League of Legends Indonesia.

LGS Spring 20117 The Finals didukung oleh Cipika Play, Logitech G dan Ttesports.

Kesempatan untuk kembali menduduki tahta sebagai tim League of Legends terbaik di Indonesia sukses didapatkan Fortius Gaming. Setelah melalui 8 minggu pertandingan regular season dan babak final yang berat, akhirnya tim yang menduduki peringkat 3 di LGS Summper 2016 lalu ini berhasil mengantongi hadiah uang tunai sebesar 100 juta rupiah dari total hadiah 250 juta rupiah. Selain itu, mereka juga akan melanjutkan perjuangan mereka dengan menjadi wakil Indonesia dalam ajang Garena Premier League 2017 yang akan berlangsung di Filipina pada pertengahan April mendatang.

Tidak mudah untuk mencapai hingga ke partai final LGS Spring 2017, Fortius Gaming harus melalui beratnya pertandingan melawan sederet tim terbaik di Tanah Air. Dan demi berada di puncak klasemen sebagai satu-satunya modal untuk berlaga di babak final, ada pengorbanan besar dan kerja keras yang harus dibayar oleh Fortius. Tim yang berisikan Rofens (Kapten Tim, Support), Chupper (ADC), Meocon (Jungler), Beyond (Mid), dan Square (Top) ini melakukan latihan kerasーmereka membangun strategi baru, dan mempelajari kesalahan di masa lampau.

“Kami menjalani banyak latihan agar bisa sampai ke sini. Latihan-latihan itu bisa berupa peningkatan kemampuan bermain selama 12 jam per harinya secara individu maupun secara tim. Selain itu, untuk menciptakan komunikasi yang baik di dalam game, kami harus saling menahan ego dan saling mengalah. ” Ujar Kayle “Rofens” William, kapten dari Fortius Gaming.

Di luar dari pertandingan antara Fortius Gaming dan Headhunters di babak final, LGS Spring 2017 The Finals turut dimeriahkan oleh satu lagi pertandingan yang juga tak kalah sengit, antara Phoenix eSports dan TEAMnxl>. Match ini dimenangkan oleh Phoenix eSports yang sekaligus menjadi prestasi terbaik selama sejarah mereka mengikuti LGS dimana di musim-musim sebelumnya mereka hanya bisa sampai ke peringkat 4 besar.

The Finals tahun ini juga kembali diramaikan dengan Cosplay Competition, sebuah kompetisi yang digelar sebagai ajang pertunjukkan kreativitas para pemain. Dengan mengikuti kompetisi ini, para summoners bisa memamerkan kostum champion League of Legends yang mereka ciptakan sekaligus memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah.

Selain mengikuti serunya pertandingan final dan menikmati kompetisi cosplay, summoners yang hadir di acara LGS Spring 2017 The Finals juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti gaming gears dan merchandise eksklusif League of Legends. Dan tak ketinggalan, terdapat pula booth-booth dari para pendukung acara seperti Cipika Play, Logitech G, dan TTEsports yang memberikan penawaran spesial kepada pengunjung acara.

“LGS musim ini merupakan salah satu pendekatan kami untuk membawa esports ke tahap yang lebih profesional, dengan adanya tunjangan serta jadwal kompetisi yang lebih padat untuk memberikan hiburan yang rutin kepada para penikmat League of Legends di Indonesia. Ke depan, kami akan terus mencoba menyajikan paket komplit kompetisi esports yang dapat diikuti dan dinikmati oleh para penikmat esports, baik yang casual maupun garis keras.” Ujar Tribekti Nasima selaku Project Manager dari Esports League of Legends Indonesia.

LGS Spring 20117 The Finals didukung oleh Cipika Play, Logitech G dan Ttesports.

About redaksi

Check Also

Endeavour Menjadi Juara Point Blank Garena Championship 2017 dan Mewakili Indonesia ke Rusia!

BANDUNG, INDONESIA – 18 Maret 2017 – Tim Endeavour asal Jakarta akhirnya berhasil membuktikan diri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »